Showing posts with label familymatters. Show all posts
Showing posts with label familymatters. Show all posts

Monday, July 18, 2011

Sha si Kelas 1


berpose sejenak sebelum masuk kelas

Time flies...
Kemarin rasanya baru belajar merangkak
Sekarang sudah ada di Primary School..

Rasanya tak ingin segera melepasmu dewasa, Nak
Bunda masih belum puas uyel-uyel kamu....

Love you, Nak
As always :)

Wednesday, January 6, 2010

Ah....Manusia....

Akhirnya saya bisa nongol lagi di sini
Walau dengan bersakit perut ria dan mual banget 

Saya udah hampir gak pernah bisa nulis lagi karena hampir gak punya waktu luang juga
Bahkan saya pun hampir udah gak pernah ketemu sasha kecuali sebelum berangkat ke kantor.
Gimana mau ketemu kalo saya pun hampir tiap hari baru sampe rumah jam 11 malem

Kok bisaaaaaa?
Ya bisa dwooong...
Kan sibuk, huehehehehehehehe
Ya, pekerjaan "baru" saya yang bikin saya gila-gilaan kayak gini
Pekerjaan baru yang juga saya cintai ini.

Pekerjaan ini memang sangat menantang
Tuntutan untuk pergi keliling indonesia dan bisa ikut workshop ke manca negara sangat menggiurkan
Pekerjaan yang penuh dengan deadline awalnya membuat saya semangat 45
Tapi.....

Ya....
Ada tapinya...
Untuk bisa mengerjakan semuanya, saya butuh stamina yang sangat oke
Dan waktu yang harus didedikasikan penuh kepada pekerjaan saya.
Belum lagi otak yang harus berputar cepat untuk menyelesaikan pekerjaan, menganalisa angka dan data statistik (oooh, pleeeeeeeeaaaaaaaasssssseeeeee) dan akhirnya mengerjakan laporan.

Sementara itu.....
1. Saya sudah punya Sasha dan Sasha cuma punya saya
2. Stamina saya sudah tidak seperti dulu lagi, yang bisa diajak kejar-kejaran sama deadline dan pekerjaan yang susul menyusul dan high demand dari bos yang sangat perfeksionis (but i thank my bos yang sudah 'mendidik' saya untuk bertahan)
3. Saya harus akui, saya masih cukup timpang sejak ditinggal ayah.

Saya mencintai pekerjaan saya, tapi saya lebih mencintai Sasha
Saya mencintai pekerjaan saya, tapi saya lebih cinta badan saya
Saya mencintai pekerjaan saya, tapi harusnya saya masih harus "menyiapkan" diri saya sebelum bekerja lagi.

Ah....manusia...
Emang gak pernah ngerasa cukup
Ada aja yang dikomplen

Tapi saya gak menyesal kok
Mungkin emang harus begini jalannya
Toh lewat sini Sha jadi ketemu "calon ayah" barunya
Huehehehehehehe...

Well, segini dulu lah...
By the way, kata-kata "FTM" alias full time mother tiba-tiba terdengar sangat merdu
Hueheheheheheehhe

Friday, July 31, 2009

Dengue Shock Syndrome

Sesuai janji saya...
Berikut informasi tentang DSS...

Karena MP ini sensitip banget sama si Javascript, so di-link aja ya...
1. Info DSS dari Medicine.Net. Link-nya klik aja...
2. DSS dari wikipedia. Baca di sini
3. Ini tata laksananya DSS yang terintegrated dengan DB dan Demam Dengue dari WHO. Sila klik di sini (ini sudah ada di milis sehat belum ya? buat yang sudah gabung dengan milis sehat, ada juga kok tata laksana DB yang sudah diterjemahkan)
4. Ini yang dari mayo, lihat di sini

Saya gak dapat dari aap (American Academy of Pediatrics), mungkin jadi satu di Dengue Fever atau Dengue Hemorrhagic Fever.

Yuk, kita sama-sama belajar...

Tuesday, July 28, 2009

Bila Kontrak Sudah Berakhir

Jam 5 pagi saya sudah terbangun lagi...
Dini hari tadi saya baru sukses tidur jam setengah 2...
Karena masih berasa ngantuk,saya coba tidur lagi
Tapi tidak lama,terdengar sayup-sayup suara Mama bicara dengan orang di luar..."ya Allah,hari Jumat dia masih belajar sama saya... Kapan gak adanya..."
Mendengar kalimat terakhir, saya langsung fully awake...
Saya langsung keluar kamar...
Melihat saya, mama langsung cerita bahwa muridnya yang bernama Aulia meninggal dunia.
Padahal, baru Jumat lalu mama mengajar dia.
Masih terbayang dia bertanya pada mama, bagaimana cara menulis...
Mata mama berkaca-kaca...
Begitu juga dengan saya...

Cerita mama lagi...
Namanya Aulia Oktaviana Sofyan, usianya mungkin 6 tahun karena baru masuk kelas 1 SD.
Anaknya halus dan baik hati. Badannya cukup besar, tapi dia takut pada Sasha karena Sasha suka jahili dia, bahkan pernah memukulnya (Duh, maafkan Sasha ya, Kak... Sasha suka gemas sama anak baik ). Aulia adalah anak satu-satunya.
Belum setahun lalu, Aulia jadi kakak, namun tak lama karena usia adiknya hanya 1 minggu.
Ibunya selalu rajin mengantarnya ke setiap kegiatannya.
2 hari yang lalu badannya panas. Tadi malam masuk RS karena panasnya tinggi dan kepalanya pusing sekali. Kata dokternya tampek yang tidak keluar (hmmm,penjelasan yang tidak ilmiah tampaknya, tapi dugaan saya dan bos saya (hanya dugaan nih) Aulia menderita DB (DSS = Dengue Shock Syndrome) *cmiiw*)
Duh, tambah teriris hati saya mendengar cerita mama. Saya tidak sanggup membayangkan betapa hancurnya hati orang tuanya yang dalam waktu dekat kehilangan 2 anak. Saya tidak sanggup membayangkan sakitnya ditinggal anak-anak tercinta.

Tadi malam, lagi-lagi, saya tidak bisa tidur.


Lanjutan cerita klik di sini
Cerita tentang DSS klik di sini

Wednesday, April 29, 2009

Bunda & Sha in Gia's Wedding




Minggu lalu Bunda dan Sha must attend a wedding di Bekasi
Rameeeeee banget...
Keluarga Semarang pada kumpul semua
Skaing ramenya, Bunda sama Sha kompakan kecapekan,hehehehe
So jadilah kita berdua sama-sama gampang manyun
Maklum, kita kompak deh, sensi sama segala sesuatu yang berbau rame,hehehe
Tapi, boleh liat di poto ya sodara-sodara...
Biar manyun tapi teteup cantik
Apalagi di foto ini ada yang istimewa...
You will know
How does it look when an angel get angry and ngambek, hehehehehe...
Monggo, dinikmati...

Wednesday, January 28, 2009

kumpul-kumpulnya pilar.3GP




Minggu lalu sewaktu Bunda di Semarang untuk mengurus segala administrasi yang berhubungan dengan berpulangnya Ayah, Bunda ngerasa semuanya beraaaaaaaat banget...
Secara proses sih, alhamdulillah semua mudah...
Bahkan Notarisnya pun ternyata sahabat lama kakaknya Ayah yang sudah lama tidak berhubungan dan beliau kenal dekat dengan keluarganya Ayah, jadi semua dipermudah.
Tapi, emotionally, kembali ke Semarang adalah perjalanan yang berat.
Semua sudut kota membangkitkan kenangan Bunda akan Ayah...
So, I should say...it was very hard....

Melihat Bunda yang agak bermuram durja dan berhati mendung (cieeeee...)
Temen-temen AyBun di Semarang, yang Anak Pilar Jadul, hueheehehhehe, ngadain acara kumpul-kumpul...
Jujur, acara ini adalah acara yang juga Bunda hadiri dengan emosional...
Semua mengingatkan kenangan lama
Semua mengingatkan pada Ayah...
tapi Bunda bahagiaaaaaaaa sekali karena Bunda tau semua sayang Bunda dan Sasha
Dan mereka adalah kawan-kawan sejati...

Memang ada yang tidak datang...
Ada yang luput diundang...
But dont worry my friends...
You're already here...here in my heart :)

Luv you, Yah...
And luv you all my friends.... :)

Tuesday, January 27, 2009

Post Wedding Album




Ini masih di Bandung juga...
Dimana-mana, orang pada bikin foto pre-wedding ya..
Bunda sama Ayah dulu juga berencana gitu...
Tapi karena jadinya melakukan pernikahan rahasia, jadi gak jadi deh :p
So, biar puas...waktu libur lebaran kemarin kita foto-foto
Maklum, Ayah sama Bunda dulu juga gak pake pacaran yang berduaan gitu..
Kalo pacaran rame-rame, foto pun rame-rame :p
Sekarang gak sangka, ternyata jadi kenangan buat Bunda...dan kelak buat Sha juga, hehehehe
So, enjoy the pictures deh :)
Lup u, yah...

oya, ini no telp-nya potographernya: 081-386-38-4500, Gardhika WP

Monday, January 26, 2009

Pilar Jadul




Ini volunteer Pilar dan kenangan-kenangan PILAR jaman dulu
Sorry ya, gak dimasukin di MP PILAR...
Kan gak punya passwordnya :p

Friday, January 9, 2009

Terima Kasih Untukmu, Sahabat....

Tiada kata lain yang mampu aku ucapkan untuk sahabat-sahabat baruku di MP...
Belum pernah kita bertatap muka,
Belum pernah bibir berucap sapa,
Namun hati serasa telah bertaut lama

Sahabat-sahabatku...
Terima kasih atas dukungan kalian semua
Tanpa dukungan, aku tak punya tenaga
Untuk menghadapi kenyataan yang ada...

Sahabat-sahabatku,
Terima kasih telah kau buka hatimu untukku
Terima kasih telah terbitkan tulus di hatimu...

Saya dan Sasha akan selalu butuh dampingan Sahabat-sahabat semua....
Keep in touch ya...

Akan terlalu panjang nama-nama yang saya tuliskan disini
Yang jelas, kalianlah keluarga dan saudara baru kami....

Tuesday, December 9, 2008

Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi? Kalau Bukan Sekarang, Kapan Lagi?

Judul di atas aku kutip dari Seri Buku Pendidikan Kecakapan hidup Sosial untuk Anak Usia 4-6 tahun, Program "Aku & Kamu", Program untuk Membantu Perkembangan Kecakapan Hidup sosial dan Mencegah Kekerasan Seksual Pada Anak, Panduan Untuk Orang Tua.

Menyambung posting tentang Pendidikan Seksual untuk Anak yang bisa dibaca di sini, dan membaca PeeR dari mbah dukun Eddy untuk menguraikan bukunya per halaman (kurang kerjaan gak sih ya..) aku mau share lagi tentang perlunya pendidikan ini diberikan ke anak-anak kita.

Aku baca buku panduan ortu dulu karena pengen tau, apa sih dasarnya orang bikin modul ini.Di tips box Kata Pengantar itu disebutkan begini...
Pandangan masyarakat sekarang ini masih mengartikan bahwa seksualitas sama dengan berhubungan seks, sehingga banyak orang beranggapan mengajarkan anak-anak tentang seksualitas 
Padahal pendidikan seksualitas menyangkut berbagai hal yang lebih luas mulai dari pengenalan identitas diri dan jenis kelamin, hubungan antara laki-laki dan perempuan, organ-organ reproduksi dan fungsinya serta bagaimana menjaga kesehatannya, pengenalan emosi dan bagaimana mengendalikannya, ketrampilan menghindarkan diri dari kekerasan seksual dan lain-lain.
So, begitu pentingnya pendidikan seksual dan betapa mendasarnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi ini karena emang merupakan suatu life-skill buat anak-anak kita.

Trus, soal sexual abuse or kekerasan seksual...
Aku liat ada data mengenai jumlah kasus kekerasan seksual pada anak. Dari bulan Juni 2000 - Juni 2005, tercatat 1.200 kasus kekerasan seksual pada anak (Pusat Krisis Terpadu RSCM). Keliatannya sih gak banyak ya...wong 5 tahun baru 1200 kasus...Tapi buat aku, tetep aja menakutkan

Trus, mengutip dari buku lagi, dari tips box juga...
Kasus kekerasan seksual pada anak terjadi berulangkali karena anak tidak tahu dan tidak menyadari bahwa perlakukan orang dewasa menyentuh bagian privat bahkan memperkosa adalah perlakuan yang salah. Perlakuan yang seharusnya tidak boleh dilakukan karena dapat berdamak buruk terhadap masa depan mereka.
Anak juga tidak dikenalkan bagian privat mana yang boleh dan tidak boleh disentuh, anak tidak mengetahui mana sentuhan yang aman dan tidak aman dan anak tidak mengetahui bagaimana mempertahankan diri bila mengalami perlakuan tersebut.
Kebayang gak sih...kalo ternyata anak kita pernah mendapatkan perlakuan seperti itu tanpa tau bahwa dia dilecehkan...
Kalo gak salah, aku pernah baca soal pelecehan yang terlambat diketahui ini. Setelah dia besar dan paham dia pernah dilecehkan, yang muncul adalah rasa minder dan jadi pribadi yang tertutup.
Sebetulnya, korban pelecehan seksual bisa hidup dengan normal dan wajar sepanjang lingkungannya mendukung dia untuk bisa hidup wajar dan berkembang menjadi pribadi yang unggul. Oprah Winfrey salah satu bukti yang survive dari masa lalunya.

Setelah saya baca, saya makin paham perlunya pendidikan kespro buat anak-anak.
Karena load pekerjaan saya banyak, saya cuma bisa posting sedikit-sedikit dulu ya..
Yang mau diskusi dan tanya-tanya...sok...mangga ditanyakan... :D



Ketinggalan...
Modul dibuat oleh PKBI - World Population Foundation & Bernard van Leer Foundation

Thursday, December 4, 2008

Modul Kespro Untuk Anak 4-6 tahun




Nah, ini dia potonya...
Modul ini hasil kerja sama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), World Population Foundation (WPF) dan Bernard van Leer Foundation.
Sudah di-apply di TK Bina Anaprasa Jakarta, Jatim dan Kaltim

Menjawab pertanyaan Adik Bayi Datang Dari Mana dengan Modul Kespro

Membaca tulisan tentang Pembuahan Internalnya  mbah Dukun Eddy... saya jadi tergelitik dan teringat jaman masih di Youth Center.
Waktu di sana, sempet dapet kerjaan untuk sosialisasi program/modul kesehatan reproduksi (kespro) untuk usia 10-15 tahun. Jadi, kita men-training guru-guru SD mengenai program kespro ini. Salah satunya mengenai cara menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti yang diajukan tripletnya mbah Dukun.

Di kantor Ayah, ternyata ada modul kespro buat anak umur 4-6 tahun. Iya, umur 4-6 tahun...usia TK...
Ayah sempet cerita ke Bunda, tapi belum sempat bawa bahannya.
Nah, baru tadi malam Ayah bawain buat Sanggar.
Setelah Bunda liat sekilas, modul anak 4-6 th, sebenernya gak terlalu beda sama 10-15 tahun.
Materi yang dikasih adalah pengetahuan dasar tentang kesehatan tubuh dan diri.

Nah, yang bikin susah, pada saat kita dengar soal Pendidikan Seksual, yang ada di pikiran kita adalah macam-macam yang berhubungan dengan hubungan seksual jadinya otak sudah ter-blok untuk mencoba melihat lebih jauh. Padahal beda jauh lho arti Pendidikan Seksual dengan Hubungan Seksual.
Yuk, sebelumnya, coba kita liat apa sebenarnya arti dari Seks itu sendiri...
Seks adalah jenis kelamin (cmiiw).
Jadi kalo suatu ketika ada form berbahasa inggris yang ada tulisannya Sex:......................................
Jangan dijawab 3 times a day
Jawabannya cukup: Male/Female

So, pendidikan seks artinya pendidikan tentang jenis kelamin, such as:
1. Mengenali siapa kita, termasuk jenis kelamin, organ, atau pun perilaku yang berhubungan dengan jenis kelamin kita
2. Memahami orientasi kita terhadap jenis kelamin kita dan jenis kelamin yang berlawanan
3. Merawat tubuh dan organ kita
4. Berperilaku sesuai dengan jenis kelamin dan memahami kodrat serta tugasnya, dll, dsb.
Gitchu....

Back to the topic,
Modul kespro untuk umur 4-6 tahun, terdapat berbagai seri yang bisa menjelaskan pertanyaan-pertanyaan anak mengenai seksualitas.
Buku dan alat peraga disesuaikan dengan pemahaman anak.
Terdapat panduan serta pedoman pembelajaran untuk guru dan orang tua.
Soalnya, pembelajaran dari guru tanpa keikutsertaan orang tua, hasilnya 0 besar.

Saya belum bisa cerita banyak karena belum sempat baca seluruh bukunya. Tapi saya mau coba share tentang modul ini lewat foto. Nanti bisa diliat di sini ya...
Silahkan diliat dan kita sharing mengenai masalah kespro ini.
Oya, sebagai pengantar modul 4-6 tahun ini dibuat untuk mengenalkan kespro sejak dini pada anak dan sebagai salah satu upaya untuk menghindarkan kekerasan seksual pada anak.
Sok deh dilihat potonya ya...
Ditunggu sharingnya....

Wednesday, November 5, 2008

Riza's Family...akhirnya di Jakarta

Jam 11.30 malam tadi, Ayah datang dari Semarang
Hari ini adalah hari pertama Ayah kerja di Jakarta
Masih tetap di kantor yang sama di Semarang tapi beda program
So, today, officially, Ayah sudah gabung dengan Sasha dan Bunda di Jakarta

Pagi ini, Bunda bangun jam 5 pagi untuk "nyiapin" keperluan Ayah.
Bikin teh dan manasin sayur buat sarapan.
Sha yang ikutan melek jam 5, langsung jingkrak-jingkrak kesenengan liat Ayah
So, Ayah segera bangun untuk meng-entertain (hehehhe) Sasha dan nyiapin keperluannya untuk berangkat ke kantor.
Motor yang sudah duluan sampe di Jakarta dikeluarin dari kandang dan disiapin untuk nganter Ayah ke kantor.

Jam 06.10 Bunda berangkat. Waktu nunggu angkot, Bunda ketemu Ayah yang naik motor sama Sasha. Wah, Sha seneng banget bisa muter-muter lagi sama Ayah.
Jam 09.00 tadi, Bunda telpon Ayah, pengen tau gimana ceritanya di perjalanan tadi.

Bunda (B) : "gimana perjalanannya? berangkat jam berapa?"
Ayah (A)   : "wah macet, kebablasan, pake muter jauh, senggol-senngolan sama motor,
                   seru deh... berangkat jam 7.45 sampenya barusan nih...., besok berangkat
                   pagian ah..."
B              : "trus, kerjanya asyik?"
A              : "udah ada pe-er banyak nih, doain ya, kalo sebulan ini bagus terus, ayah udah
                    ada di list untuk calon peserta workshop GFATM di Manila..."
B              : " asyik dong..."
A              : "doain ya..."
B              : "tentunya dong....eh, tapi Bunda diajak ya...."

So, hari ini Bunda seneng liat Ayah bersemangat...liat Aisha juga semangat....
Apalagi kalo Ayah bisa berangkat ke Manila...
Minta doanya juga ya, temen-temen semua...

Semangat!!!


Thursday, September 25, 2008

Selamat Lebaran Ya....!!!!

Dear all,

Untuk lisan yang tak terjaga...

Untuk tulisan yang mengganggu...
Untuk posting yang tak berkenan...
Untuk semua yang menorehkan luka...

Untuk semuanya...
Di hari yang fitri ini...
Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya...
Seraya mengucapkan...
Selamat Hari Raya Idul Fitri...
Taqqaballalahu mina wa minkum...
Mohon maaf lahir dan batin..

love,
ika kharismasari, johan muhammad riza & aisha nur fadillah ramadhani j.


pic taken from: www.flickr.com/ifthi_an

Thursday, July 17, 2008

Ayahnya Sasha...




Jarang-jarang ayahnya Sasha muncul di blog ini...
Lha ini mumpung bisa meng-import foto-fotonya, ayahnya Sasha bisa ditampilkan di duniablue ini...
Namanya ayah suka diperdebatkan sama orang-orang yang belum terlalu kenal...
Sebagian bilang mas Johan, sebagian lain bilang mas Riza... dan di bagian belahan dunia yang lain...waktu dulu...dia dipanggil dokter cinta...hueheehehehehe...
Ayah Riza (begitu Sasha panggilnya, or sometimes she calls him "Mas Riza", hehehehe) bergiat di bidang kesehatan. Sebagian dari foto-foto yang ditampilkan adalah kegiatan di hotspot dimana ayah bertanggung jawab membina mereka untuk sadar kesehatan dan kelak bisa meningkatkan taraf hidup mereka.
Kadang ayah Riza harus jadi pembicara, penyuluh dan nara sumber untuk bidang yang ayah jalani. Suatu tugas yang gak ringan karena di daerah masih belum terbuka untuk masalah kesehatan, terutama kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS/
Dulu Bunda juga aktif di bidang tersebut dan jadi anak buahnya Ayah Riza. Tapi berhubung terjalin cinta lokasi, terpaksa bunda cari bidang lain deh, hehehehe...
Love you, yah...
Terus berjuang ya....

Hugs and kisses dari Bunda dan Aisha...

Thursday, June 12, 2008