Tuesday, May 19, 2009

Hari Ngomongin Ayah...

Udah lama mau posting soal kerjaan baru, tentang tempat baru...
Tapi belum sempet-sempet...
So,saya mau coba cerita deh...
Belum ke masalah kerjaannya,tapi lebih ke masalah yang agak bikin mellow,hehehe

Hari ini Bu Bos emang baru masuk
Dan hari ini juga, seiring dengan masuknya Bu Bos, pembicaraan berkisar seputar Ayah,hehehe...

Gara-garanya emang karena pesta ultah sih...
Ultah Bu Bos dan sahabat Ayah yang dirayakan bareng-bareng
Bersamaan dengan penyambutan personel baru (saya dan seorang teman)
Juga sekaligus pelepasan teman yang akan resign
So,semua orang mesti ngomong...termasuk saya.

Yang bikin mellow adalah ucapan sahabat Ayah ke saya...
Bikin terharuuuuuu banget...
Dan setelah itu, hari rasanya berisi Ayah melulu..
Ada Bu Bos yang cerita soal Ayah waktu di sini
Ada temen Ayah yang cerita betapa AYah suka kopi buatannya

Dan melihat sahabat Ayah yang bekerja di ujung sana
Saya jadi merasa Ayah gak jauh juga dari sa

Hmmm...
Saat memutuskan kembali bekerja di lingkungan ini
Saya sudah menyiapkan diri untuk menerima 'keberadaan' Ayah
Saya pun sudah menyiapkan diri bila kembalinya saya dihubung-hubungkan dengan Ayah

Tapi ternyata, tidak mudah menerima itu semua...
Ternyata, mesti siap juga kalo tiba-tiba merasa mellow
Mesti siap juga kalau mesti liat foto-foto Ayah di komputer saat buka file
Mesti siap sewaktu-waktu mendengar cerita-cerita tentang Ayah, membaca tulisan-tulisannya di setiap laporan
Well, saya harus siap menerima bahwa Ayah selalu 'hidup' di kantor ini

Saya senang,
Saya bahagia,
Saya bangga sama Ayah

Luv you, Yah..
And they love you too...

ps: ayah @ work, bersama teman-temannya di suatu rapat

Monday, May 11, 2009

Cantik... Tapi...

Apa sih yang tergambar di benak Anda saat mendengar kata 'cantik'?
Saya berani bertaruh, hampir semua dari Anda,punya imaji seorang perempuan berkulit putih, berhidung mancung, berdagu runcing, bibirnya tipis, berambut panjang, berbadan tinggi semampai dan punya buah dada besar...
If it's a real woman, let's say...she's..................... (hmmm,diisi sendiri aja ya,hehehe)

Tadinya, saya pun punya bayangan seperti itu...
Bahkan saya ingin menjadi seperti itu...
Tapi,hari ini, saya melihat kecantikan yang seperti itu benar-benar membosankan...

Kok bisaaaaa?
Well, I should say, saya gak tau persis alasannya...
Tapi hampir 2 minggu saya bergabung di sebuah klub kebugaran, saya selalu disuguhi kecantikan yang seragam itu.

Rata-rata mereka datang bergerombol
Memakai pakaian olah raga dan segala asesorisnya,juga perlengkapan sehabis olah raga yang bertuliskan merek yang perlu saya tanyakan dulu ke adik saya dan teman saya,hehehe *lirik-lirik arie*

Setelah berolah raga, wajah pun dipoles dengan make-up dengan merek ternama.
Dan hasilnya...wajah-wajah yang sama,satu sama lainnya... *berasa kembar, hehehe...*

Body mereka....wuiiiiih,jangan ditanya...
Dalam balutan pakaian yang sedang tren saat ini, tampak jelas lekuk-lekuk tubuh yang bisa membuat pria menengok 2x.

Tapi lagi-lagi...
I should say,kecantikan seperti itu...buat saya...
Membosankan...
Semua terlalu sama...

Buat saya, cantik tidak berarti slim...apalagi kurus kerontang *hmmm...mestinya kering kerontang ya :p*... buat saya,proporsional,padat berisi is better. Seperti tokoh perempuan favorit saya di Gray's Anatomy, dr.Callie... Saya yakin,banyak orang-orang gak sepakat... Hehehehe... Tapi,yaaa...itulah yang cantik dan seksi menurut saya.

Cantik tidak berarti putih... Orang-orang cantik buat saya adalah Tyra Banks, Beyonce Knowles, Alicia Keys, Kajol, Aishvarya Ray... Gak putih-putih amat kan mereka itu...

Yaaa...
Semua orang boleh punya pilihan cantik dan tampan sesuai selera masing-masing...
Seperti saya yang gak terlalu tertarik liat pria berkulit putih...
Buat saya, gak macho,hehehehe...
But again...
Cantik gak harus putih dan langsing
Sepanjang kita bisa menerima diri kita apa adanya, kenapa harus repot-repot diet sampe lemes karena pengen kurus? Atau menghabiskan uang jutaan rupiah untuk beli pemutih kulit?

Buat saya, yang penting sehat, yang penting proporsional.
Kalo udah merasa badan gak enak, yuuuk olah raga.
Kalo merasa kurang putih,hehehe...
Ingat pasal pertama, cantik itu gak perlu putih
Yang diperluin cuma PeDe...

So, mau cantik?
Yuk, kita mensyukuri apa yang kita punya...
Kalau sudah, niscaya, kecantikan akan memancar...
Jadi, selamat jadi cantiiik yaaaa....

*reminder buat aku untuk selalu bersyukur*




My First Day...

Fiiiiuh...
Akhirnya...
Masuk juga aku ke dunia baru
Yang bener-bener baru

Seharian ini capek juga
Karena harus membaca semua guideline yang ada
Melihat-lihat semua format laporan yang ada
Eits...kayaknya sih belum semua ding
Masih banyaaaak yang belum

Kalo ditanya gimana perasaannya...
Well,masih lurus-lurus aja...
Masih belum ada gregetnya
Semua masih dipelajari
Apalagi teamnya orang baru semua
Tapi tetep lah...
Semangaaaaat...!

Friday, May 8, 2009

buat kamu...

now,i'm sitting here...
in the place we used to talk
sharing our story,hours and hours...
i'm gonna miss it

here,
in this place
I slammed the door before your face
For hurting my heart
But i cant stop my self to forgive you

You sat on that bench
And i hear you repeating those same old stories
But i just cant ask you to stop
Coz i really enjoy hearing your voice
I just cant stop my self from smiling
When you tell me things that make me cry inside

We grow together...
We face the problems together...
We make this place better
And we did it together

And,now...
It was history
It was only memories

I lose you
When I need you most
When I need someone to tell me everything's gonna be okay

But that's life kan?
We have to ready when everything is taken away
We born alone, right
So,i think i'll be fine without you...

So long my dearest friend
I dont think I can call you best friend
I will keep those memories inside

Buat kamu...

Thursday, May 7, 2009

An Emotional Day

Hari in benar-benar hari yang emosional buat saya.
Entah saya yang sensitif atau entah karena hal lain.
Rasa marah, gembira, sedih, kecewa...
Semua jadi satu...
Rasanya mereka seperti bergulung-gulung seperti ombak di dalam dada saya dan semua berkejar saling berdebur...
Berusaha paling dulu menggedor dada saya...
Sesak...sesak sekali...

Pertemuan dengan ibu-ibu warung sempat membuat saya merasa tenang...
Pertemuan dengan sahabat lama saya berlangsung lumayan...
Walaupun berakhir tidak sesuai dengan harapan...
Farewell party was going well...
Until i get bored and everything was a little bit uncontrolled...
I almost get "strike" again...
Because the emotion is going uncontrolled.
But, alhamdulillah, i can handle it good.

Now,it's late already...
And i'm not sleepy yet...
Don't know what to do...

So emotional...
*sigh...*

Tuesday, May 5, 2009

Selingkuh atau Poligami Part III

Sedikit mau cerita lagi...
Ada satu cerita indah dan satu cerita buruk soal poligami...

Cerita indahnya dulu ya...
Di sekitar rumah saya, ada pasangan yang poligami
Dulu si istri kedua tinggal sendiri dengan membesarkan 3 anak gadis
Saya tau dulu keluarga mereka disupport oleh bapaknya
Tapi sejak dulu pun saya tau, si ibu (istri kedua) ini harus berjuang sendiri juga
Berjuang untuk menafkahi keluarga
Berjuang untuk melindungi keluarganya dari penghakiman orang-orang di sekitarnya
Berjuang membesarkan anak-anaknya untuk berbeda dan siap menerima perbedaan itu
Dan itu bukan soal yang mudah

Tapi kini saya lihat anak-anak mereka tumbuh sempurna
Menjelma jadi gadis-gadis cantik yang juga kuat
Menjadi anak-anak terpintar di lingkungan kami
Serta menjadi pribadi yang mandiri
Well, itu juga bukan hal yang mudah kan...

Yang paling saya kagumi dari keluarga ini adalah
Kerelaan mereka menerima orang yang mungkin selama ini memusuhi mereka
Siapa kira-kira...
Ya...mereka (sang ibu dan anak bungsunya) kini merawat istri pertama bapaknya dan sekaligus bapaknya yang mulai renta
Saya tadinya tak habis pikir..
Terbuat dari apa hati mereka?
Apa yang bisa membuat para istri bisa rela dan menjadi saling bergantung?
Saya pikir lagi... well, mungkin itulah sebuah keikhlasan
Mungkin juga cinta yang saling melengkapi karena nobody's perfect..
Ya, nobody's perfect...
Dan cinta seperti itu datang bagi orang yang sudah siap menerimanya,
sudah siap dengan ikhlasnya...
Ya...itu cerita indahnya...

Tentu saja keindahan gak pernah dateng sendirian...
Ada juga cerita jeleknya
Yang akhirnya membawa bapak RT tercinta berurusan dengan Pak Polisi gara-gara harta gono-gini... Hehehehe...
Mungkin yang jeleknya mah udah sering denger ceritanya ya...
Bahkan mungkin ada yang bisa melengkapi postingan ini dengan 2 atau bahkan 3 cerita itu...
Silahkan-silahkan...
Jadi saya gak perlu cerita lagi kan,hueheheehhehehe
Soalnya mau kerja dulu

Yang jelas, saya tidak pro poligami
Tapi gak bisa bilang kontra poligami
Everybody has their own reason
Dan kita orang yang di luar gak punya hak untuk menghakimi apa pun
Yang mau saya tunjukkan dari cerita-cerita saya cuma satu...
"Semua orang punya alasan sendiri-sendiri dan tidak ada yang perlu dihakimi"

Saya sedih melihat berita AA, Nasruddin, juga si Caddy itu
GOsip, berita atau apa pun itu, menghancurkan masa depan si Caddy juga AA dan bahkan berimbas sama keluarga mereka semua.
Cerita-cerita saya pun mungkin hanya berlaku buat saya...
Tapi kalo kebetulan ada yang sama, mohon maaf, bila sudah menyinggung perasaan...

It's your life...
It's your heart...
You choose...
Live with it...
Take no regret...
Then...
You find your own happiness inside...

*THE END*



Monday, May 4, 2009

Selingkuh atau Poligami Part II

Hmmm...melanjutkan sedikit tentang selingkuh dan poligami ini...*clingak-clinguk..nyari ibu-ibu yang udah mau ngelempar saya pake sendal,hehehe*
Saya cuma mau mengulangi...kalimat yang terdahulu...
Buat saya...sekali lagi...buat saya...hati ini cukup besar untuk menerima banyak cinta...

Tulisan ini saya buat dari pengalaman saya sendiri baru-baru ini...
*Ya iyalah, kalo pengalaman orang lain, saya bisa digampar bolak-balik sama yang punya story...mana kode etik ke-konselor-an loe,huehehehehe*
 
Sepeninggal Ayah, tentulah saya berstatus single lagi *tepok jidaat...yaeya laaah*
Saya cukup kelimpungan sebenernya karena gak ada orang yang didengarkan curhatnya dan mendengarkan curhat saya...
Sampe akhirnya saya menemukan sebuah warung khusus buat buang sampah dan ngobrolin soal gak penting... *thanks ya enyak-enyak*
Sebelum menemukan tempat ini, saya bingung karena saya gak pernah punya temen cewek yang cukup dekat. Ada pun cuma beberapa dan semua sudah sibuk ngurusin suami dan anak.
Sahabat-sahabat terdekat saya semua laki-laki dan some of them are my exes....*tahan dulu lempar sandalnya yaaa...*
So, ke-single-an saya, membuat saya takut untuk mendekat kembali ke mereka karena saya tahu, pasangan mereka belum tentu menerima saya dan saya pahaaaaam sekali kalo pasangan mereka kuatir dengan saya.
Saya berusaha sekuat tenaga untuk menjauh, berusaha untuk tidak memikirkan keinginan saya untuk curhat, berusaha mengalihkan semuanya ke Multiply, berusaha untuk melakukan segala cara untuk mengalihkan kesedihan saya ke sesuatu yang lain.
Tapi, i'm just a human...
Beberapa kali "strike" menjebolkan pertahanan saya dan saya tau, saya perlu katarsis.
Well, now you know, i'm not that tough...

Lha, trus, apa hubungannya dengan poligami...???
Beberapa kali "strike" menghubungkan saya dengan seorang sahabat lama...
Sudah 14 tahun kami bersahabat, suka duka kami lewati bersama, singkat kata, banyak peristiwa yang kami jalani sampai-sampai kami terhubung dengan cara yang cukup aneh menurut saya...
Gimana gak aneh...
Apabila di suatu hari gak ada hujan gak ada angin saya tiba-tiba jadi bad mood, itu artinya, dia sedang butuh saya... i have to pick up my phone to call him, dan percakapan itu gak akan putus sampe sekitar 2 jam...karena harus denger dia curhat.
Begitu juga sebaliknya...
Malam hari tanpa kedatangannya rasanya aneeeeh sekali.
Once, saya pikir saya jatuh cinta sama dia...saya bilang sama dia, tapi tak berbalas...
But that's not a big deal karena semuanya berjalan biasa saja...
Jarak Jakarta - Semarang pun juga gak memisahkan kami
Telpon, surat, kunjungan-kunjungan kalo saya pulang kampung pun terus berjalan

Tapi bukan berarti hubungan kami berjalan mulus..
Ibarat piring, kalo sering berbenturan, akan pecah juga...
Once, saya banting-bantingan pintu dan mengusir dia pergi dari rumah saya karena pacarnya melabrak saya... lewat dia sih...
Saya marah..marah besar karena saya dianggap seperti pacar gelapnya...
Padahal saya sahabatnya... bukan pacarnya...
Saya tanya dia...kenapa pacarnya begitu marah sama saya
Dia bilang, pacarnya cemburu karena nama saya selalu terucap dalam pertemuannya
Pacarnya marah karena dia selalu bilang..."kata Ika......"
Well, saya jadi ketawa mengingatnya...
Tapi dulu saya marah besar... Hati saya sakit rasanya, bagaimana dia bisa pacaran dengan orang lain padahal yang ada di kepalanya cuma saya...
Hehehe..let's skip that part lah...
Yang jelas...karena saya down...maka, terhubunglah lagi antara saya dan dia...lewat mimpinya dia yang melihat saya berjalan berdua dengan dia...*hehehehe, serasa cenayang ya*

Well, he call me at the right time...
Di saat saya paling down tapi merasa dia tidak bisa ada di dekat saya
Btw, statusnya sekarang adalah bapak beristri satu dan beranak satu
Waktu masih ada mas Riza, hubungan kami bertiga juga fine-fine saja

Trus, hubungan sama poligaminya gimana niiiih????
Sabar ya sodara-sodara...
Ini baru mau sampe...
Well....
Seperti cerita sinetron...
Pada suatu hari, my dearest best friend send me an sms...
Dia tanya...
Ika, apa yang kamu pikirkan dengan kata "poligami"? Are you ok or not ok?
Dan ini jawaban saya....

"Saya OK dengan poligami. Kalo kamu tanya kenapa? Beikut alasan-alasan saya:
1. Saya tau bahwa hati kita cukup besar untuk menerima banyak cinta.
2. Saya baru mengerti, bahwa saat kita benar-benar mencintai seseorang, kita tidak pernah merasa cukup baik untuk orang yang kita cintai itu. Untuk membahagiakannya, kita akan rela berbuat apapun untuknya. Termasuk membiarkan dia mencari kebahagiaannya bukan pada kita karena kita tidak cukup untuknya. Bahkan mencarikan seseorang untuk melengkapi kehidupannya. Karena saat melihat dia tersenyum bahagia, bahagia itu, jadi milik kita juga... Saya pikir, itulah kenapa dijanjikan surga untuk orang yang mencinta"
Tapi...
Tidak semua orang punya pikiran yang sama dengan saya. Saya punya pemikiran ini karena saya sudah melewati tahapan-tahapan yang membuat saya seperti ini. Emang kenapa tiba-tiba mikirin poligami?"

Dia jawab lagi..."ah, enggak papa. cuma pengen tau pemikiran seorang ika aja"

Ya, itulah pemikiran saya tentang poligami...
Bahwa tidak ada yang salah dengan poligami
Tapi syarat untuk mempunyai istri dengan kerelaan hati dan pemahaman poligami sulit adanya...
Secara naluri, gak ada orang yang suka berbagi
Saya pun mungkin paham...tapi belum tentu saya bisa menjalani
Walaupun saya yakin, pemahaman saya mungkin bisa membantu saya mengatasi kesulitan saya..

Kemudian, rasa adil yang dituntut dari seorang suami, sangat sulit didefinisikan...
Bercandanya nih, jumlah hari aja ada tujuh, kalo dibagi 3 hari- 3 hari...masih ada sisa 1 hari...Gimana ngebaginya 1 hari coba? jam 00 - 12 di tempat istri pertama, jam 12 - 00 di istri kedua?
Kasian deh suaminya... Mesti bisa teleport,hehehehe....
So, Bapak-bapak, you better think lah about having poligami...
Inget badan, huehehehehe... Inget penghasilan...
Gimana kalo para istri sepakatan, 1 hari itu jadi hari libur buat suami, tapi pake kompensasi...
Kompensasinya dikasih duit buat belanja di mall...sampe orgasmeeee....huahahahahhaha.....
*hmmm...kira-kira berapa duit ya, belanja sampe puwas gituh?*

Dan, Saudara-saudara...
Lagi-lagi seperti cerita sinetron...
Di sms berikutnya, dia bertanya...
"If you ok, mau gak nikah sama aku...."
Huehehehehehhehehehe...
Seperti sinetron pula *saya harap saya jawab seperti ini...*
Maaaaaan, you are 14 years late!
Huahahahhahahahahahhaha....

Masih berani berpoligami, Bapak-bapak?
Ibu-ibu, bersuka rialah kalo Bapaknya minta poligami...
Selain dapet surga...dapet kompesasi uang belanja sampe puwash....
Huahahhahahahahahahahhaha...
Atau mau selingkuh aja? Tapi katanya, biar nikmat, selingkuh itu haram, huahahahahaa...
Semuanya terserah anda deh...
Wong ini kehidupan anda...
Dosanya pun ditanggung sendiri-sendiri

Lanjut ke Selingkuh atau Poligami Part III


PS:
Tulisan ini dibuat berdasarkan cerita sebenarnya tanpa maksud untuk menyinggung siapa pun. Mohon maaf apa bila apa yang merasa tersinggung...